THINKING OF NEW HABITAT

Membaca Koran & media cetak setiap hari bahwa di Nusa Dua, Bali sedang di selenggarakan konfrensi yang membahas mengenai global warming. Yang mengakibatkan ketidak seimbangan alam. Mengurangi emisi karbon industry dan konsumsi menjadi topik hangat bahasan kali ini. Emisi karbon yang banyak datang dari buangan industry, rumah tangga dan transportasi. Negara negara industry yang baru maju atau telah maju seperti Cina dan AS adalah pembuang limbah emisi karbon yang paling tinggi sedunia. Ozon yang menipis membuat kedua yang mengakibatkan es di kedua kutub mencair lebih cepat daripada yang di perkirakan meneggalamkan tanah-tanah di seluruh dunia. Tingkat curah hujan yang tinggi hampir terjadi sepanjang tahun, angin topan & hujan es terjadi di beberapa tempat.

 

Alangkah baiknya jika mulai di pikirkan bagaimana langkah keluarnya sebagai alternative terhadap emisi industry dan emisi rumah tangga ke depan. salah satu caranya adalah memikirkan untuk membuat habitat baru bukan di luar bumi seperti yang tengah di kembangkan para ilmuwan luar angkasa sekarang namun masih tetap di dalam bumi. Salah satu diantaranya adalah membuat pulau buatan yang dapat mengapung diatas permukaan air laut(seperti di pelabuhan udara Kansai, Jepang) maupun mengembangkan habitat baru di mana organic maupun non organic dapat hidup di dalamnya untuk jangka waktu yang panjang hingga tidak terbatas. Walaupun, investasi dan sumber daya yang di butuhkan juga tidak sedikit dan membutuhkan waktu yang lama namun membuat daratan yang jauh lebih tinggi dari permukaan air laut dapat menjadi pilihan. Namun sangat di harapkan jika menggunakan tanah sintesis mengingat jika menggunakan tanah murni dari permukaan bumi maka akan ada pulau yang di korbankan dan tanah sintesis ini harus kuat dan mampu menahan beban yang berat di atasnya. Hal ini menjadi pilihan kita jika kita masih ingin tinggal lebih lama lagi di permukaan bumi kecuali jika kita ingin menjadikan alternatif bumi lainnya untuk di tinggali.

 

Walaupun begitu masih ada cara lain, yaitu mengembangkan peralatan yang dapat memperbaiki ozon sehingga mengurangi terobosan sinar matahari yang masuk ke bumi ke depannya, penanaman sejuta pohon(klasik), membuat maupun mengembangkan alat industry yang beremisi rendah di masa depan dapat menjadi pilihan yang baik.