Yoga Ajaran Hindu Fenomenal

Ajaran yoga itu luhur menelusup ke jati diri manusia yang hakiki, di tengah kebisingan dunia yang mengakibatkan stress, yoga mengambil perennya yang penting. Salah satu ajaran Hindu adalah yoga, Rsi Patanjali memformulasikan Weda menjadi sebuah ajaran flexible dan universal, mengembangkan gerak ritmis alam menjadi sebuah ajaran tinggi. Yoga digolongkan ke dalam Darsana dan secara tattwa tidak dapat dipisahkan dengan samkhya. Samkhya memberikan uraian teori tentang seorang karmin dan jnanin, menjadi 24 tattwas (komponen penciptaan alam semesta) yang terdiri dari purusa,prakerti,mahat,budhi,manah,ahamkara. Panca budhi indriya dan panca karmendriya, panca tan matra dan berkembang menjadi panca maha butha (akasa, pertiwi, teja, apah,bayu). Yoga mengkonsepsikan antara purusa dan prakerti ada zat yang mengatur pertemuannya yakni Iswara. Yoga sebagai praktisnya dalam Astangga Yoga, ajaran yang diturunkan oleh leluhur Hindu ribuan tahun yang lalu oleh Rsi Patanjali kepada umat manusia.

Ajaran Astangga Yoga yang terdiri dari yama, niyama, asana, pranayama, pratyahara, dhrana, dyana dan Samadhi, dapat include menjadi satu dengan melaksanakan asana dan pranayama. Ajaran yang hebat ini dapat dibuka melalui pintu asanas dan pranayama. Asanas berbeda dengan olahraga, yang menghimpun kekuatan untuk melakukan suatu aktivitas lalu menghabiskan energi. Asanas yang di dalamnya juga dilakukan pengaturan nafas (pranayama) menghimpun energi supra di alam , menariknya dan menyimpannya di dalam cakra tubuh, untuk menjadi energi penyatuan “yuj” dengan alam , inilah energi yang maha dahsyat yang dihasilkan dari yoga. Energi itu bisa menetralisir stress yang bertahun – tahun , bisa menjadikan kecerdasan emosional dan spiritual, serta mendukung kelenturan tubuh untuk mendukung inner beauty. Itulah sebabnya tidak saja kalangan pekerja, artis dan lainnya yang membutuhkan relaksasi yoga, untuk menumbuhkan inner beauty-nya (cantik alami bukan polesan). Pelaksanaan asana-pranayama dalam satu gerakan akan dapat membangkitkan cakra di dalam tubuh, hal ini dapat diperoleh dengan hal yang disyaratkan dengan ajaran yama(ahimsa,brahmacari,satya,asteya,awyawaharika), niyama (akroda,guru susrusa, sauca, aharalagawa dan apramada).

 

Pada pelatihan tertentu seperti Trancendetal Meditation, asanas-pranayama yang didukung oleh kesepuluh unsur yama-niyama akan menuju kepada pratya-hara (konsentrasi) , dharana, dyana, dan Samadhi. Yoga adalah warisa fenomental yang dapat diterima oleh semua orang, tidak saja oleh orang Hindu. Yoga sebanarnya mudah dilakukan dan memiliki dampak positif , bila dilakukan secara rutin dan flexible.